|41 Views | Health Insights

Mengatasi Nyeri Punggung Post Partum Tanpa Obat foto ilustrasi produk levina

Nyeri Punggung Setelah Melahirkan: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Solusi Non-Obat yang Aman

Masa setelah melahirkan adalah periode adaptasi besar bagi tubuh seorang ibu. Di tengah kebahagiaan merawat bayi, tidak sedikit ibu yang justru mengalami nyeri punggung post partum. Rasa nyeri ini sering dianggap wajar dan akhirnya ditahan, padahal jika dibiarkan bisa mengganggu aktivitas harian, kualitas istirahat, hingga proses menyusui.

Nyeri punggung setelah melahirkan bukanlah tanda kelemahan. Ini adalah respons tubuh terhadap perubahan besar yang terjadi selama kehamilan dan persalinan.

Mengapa Nyeri Punggung Sering Terjadi Setelah Melahirkan?

Nyeri punggung post partum bisa dialami oleh ibu yang melahirkan normal maupun operasi caesar. Beberapa penyebab umumnya antara lain:

1. Perubahan Hormon Kehamilan

Selama kehamilan, tubuh memproduksi hormon yang membuat ligamen dan sendi menjadi lebih lentur agar memudahkan proses persalinan. Setelah melahirkan, efek hormon ini belum langsung hilang sehingga struktur penopang tulang belakang masih kurang stabil.

2. Otot Inti dan Punggung Melemah

Otot perut dan punggung bekerja ekstra selama kehamilan. Setelah melahirkan, otot-otot ini membutuhkan waktu untuk kembali kuat, sehingga punggung menjadi lebih mudah terasa nyeri.

3. Postur Tubuh yang Kurang Tepat

Aktivitas seperti menyusui, menggendong bayi, memandikan, dan mengangkat perlengkapan bayi sering dilakukan dengan posisi membungkuk atau menahan beban dalam waktu lama.

4. Kurang Istirahat dan Kelelahan

Kurang tidur dan kelelahan kronis pada ibu baru dapat meningkatkan ketegangan otot dan memperparah rasa nyeri.

Mengapa Nyeri Punggung Post Partum Tidak Boleh Diabaikan?

Banyak ibu memilih menahan nyeri dengan alasan “nanti juga sembuh sendiri”. Padahal, nyeri punggung yang tidak ditangani dengan baik dapat:

  • Berkembang menjadi nyeri kronis
  • Mengganggu proses menyusui dan bonding ibu–bayi
  • Membatasi mobilitas dan aktivitas harian
  • Menurunkan kualitas hidup ibu secara keseluruhan

Ibu yang merasa nyaman secara fisik akan lebih optimal dalam merawat bayinya.

Cara Aman Mengurangi Nyeri Punggung Setelah Melahirkan

Penanganan nyeri punggung post partum sebaiknya dilakukan secara bertahap dan aman. Beberapa langkah yang dapat membantu antara lain:

1. Perbaiki Posisi Menyusui

Gunakan bantal penyangga dan pastikan punggung dalam posisi tegak. Hindari membungkuk terlalu lama.

2. Lakukan Peregangan Ringan

Stretching ringan yang disesuaikan untuk ibu post partum dapat membantu mengurangi ketegangan otot.

3. Kompres Hangat

Kompres hangat pada area punggung dapat membantu relaksasi otot dan meningkatkan aliran darah.

4. Istirahat yang Cukup

Manfaatkan waktu tidur bayi untuk beristirahat agar tubuh memiliki waktu pemulihan.

5. Pilih Pendekatan Non-Obat

Pendekatan non-farmakologis menjadi pilihan banyak ibu karena lebih aman untuk penggunaan jangka panjang dan tidak menimbulkan efek samping sistemik.

Peran TENS EMS dalam Mengatasi Nyeri Punggung Post Partum

Salah satu pendekatan non-obat yang semakin banyak digunakan adalah TENS EMS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation & Electrical Muscle Stimulation).

  • TENS bekerja dengan membantu mengurangi sinyal nyeri yang dikirim ke otak
  • EMS membantu menstimulasi dan merelaksasi otot yang tegang

Kombinasi keduanya bermanfaat untuk membantu meredakan nyeri sekaligus mendukung pemulihan otot punggung secara bertahap.

Sebagai solusi praktis di rumah, Levina TENS EMS dirancang untuk membantu ibu post partum mengelola nyeri punggung dengan cara yang aman dan mudah digunakan. Alat ini dapat menjadi bagian dari rutinitas self-care tanpa mengganggu aktivitas merawat bayi.

Apakah TENS EMS Aman Digunakan Setelah Melahirkan?

Secara umum, TENS EMS dapat digunakan oleh ibu post partum dengan memperhatikan beberapa hal penting:

  • Digunakan pada area punggung, bukan perut
  • Tidak digunakan pada area luka operasi caesar yang belum sembuh
  • Digunakan sesuai panduan intensitas dan durasi
  • Konsultasikan dengan tenaga kesehatan bila memiliki kondisi medis tertentu

TENS EMS berperan sebagai pendamping perawatan, bukan pengganti evaluasi medis bila nyeri semakin berat atau menetap.

Nyeri punggung setelah melahirkan adalah kondisi yang umum, namun bukan berarti harus ditahan. Dengan pemahaman yang tepat dan pendekatan yang aman, nyeri dapat dikelola sehingga ibu dapat menjalani masa post partum dengan lebih nyaman.

Merawat bayi membutuhkan energi dan kesehatan fisik yang optimal. Memberi perhatian pada kesehatan ibu adalah bagian penting dari perjalanan menjadi orang tua. Solusi non-obat seperti TENS EMS dapat menjadi pilihan praktis untuk mendukung pemulihan dan kenyamanan ibu di rumah.

 

Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin melakukan pemesanan, kamu bisa langsung menghubungi kami lewat email.

Kirim Email